Waspadai Jalan Jalan Yang Akan Mencerai Beraikan Kalian Wahai Kaum Muslimin


”fa inna asdaqol hadiits, kitabullah, wa khoirul haddyi, hadyu muhammad sollallahu ‘alahiwasallam, wa sarrol umuuri mukhdatsaatuha….”

Dan sungguh, inilah jalanku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa (Qs. Al-An’am 153)

Hal ini dipertegas oleh penafsiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang ayat di atas. Diriwayatkan dari sahabat ‘Abdullh Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,

Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah membuat satu garis lurus, kemudian beliau bersabda, “ Ini adalah jalan Allah”. Kemudian beliau membuat garis-garis yang banyak di samping KIRI dan KANAN garis yang LURUS tersebut. Setelah itu beliau bersabda , “Ini adalah jalan-jalan (menyimpang). Di setiap jalan tersebut ada SYETAN YANG MENYERU kepada jalan (yang menyimpang) tersebut.“ (H.R Ahmad 4142).(Lihat Jaami’ul Bayaan fii Ta’wiil Al Qur’an)

Perhatikan petikan ayat diatas, kira kira mengapa tidak disebutkan jalan-jalan Alllah, kenapa ia berbentuk tunggal? Ya, karena jalan itu satu, meskipun dalam perjalanan itu kita akan menemukan banyak ranting. Jalan yang susah dipatahkan hujjahnya, Jalan yang seandainya sholat adalah tiang agama, maka INI ADALAH PUNCAKNYA.

Sudah terlalu banyak jalan alternatif yg ada:
– Cerita dakwah taklid Barisan hijau yang pemimpinnya selalu menyulut kontroversi
– Gema barisan hitam yang seringkali hanya terdengar gaungnya saja
– Retorika Barisan Hitam + Kuning yang blusuk sana blusuk sini, membuai mimpi segmen low-end, segala cara demi berkuasa tanpa tahu bagaimana kekuasaan itu ternyata hanya fatamorgana dinegeri terjajah (tidak bisa mengambil pelajaran)
– Barisan putih yang terlanjur basah tapi takut kedalaman
– Motivator yang pandai merangkai kata, dan seringkali terjebak pernyataannya sendiri
– Ustadz/Ustadzah beken yang pandai menjawab semua pertanyaan jamaah (bahkan ulama terdahulu juga kalah mampu)

+ Aliran yang membolehkan kawin kontrak
+ Kepercayaan yang tidak jelas kemana amalnya hendak dihadapkan
+ Aliran yang menganggap pemimpinnya terhindar dari dosa (maqsum) hingga bisa merubah halal menjadi haram atau sebaliknya
+ Dan Aliran2 Lucu lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu

Diantara semua jalan yang takkan menang dari sisi manapun diatas, hingga detik ini, Adakah yang bisa mematahkan hujjah Kekasih kekasih Allah di Suriah, Iraq, Mesir, Filistin, Afghanistan ?? Adakah yang mencela dan menyudutkan?? Selain orang orang zindiq dan Munafik ? Adakah ???

==================

Pada akhirnya, Umat islam jadi rebutan, tetap bukan karena kita kalah jumlah, bukan kalah gaung yang menggema (atribut dan yel2), atau siasat politik yang CINTA, KERJA & HARMONI…….jujur saja kita kalah karena terkena penyakit…….WAHN (Cinta Dunia dan Takut Mati)

Jalan yang semula satu, kini menjadi banyak dan tercerai berai. Jalan yang mudah dirontokkan dan dipatahkan oleh ranting yang kecil sekalipun.

Dan sungguh tidak ada satu alasanpun yang bisa kita jadikan hujjah, masa masa itu sudah pernah kita lewati, training dakwah, breafing, retorika, omong kosong dsb, tapi tetap saja harus kita akui jika kita belum pernah sekalipun BANGKIT, atau sekedar memperlihatkan taring……bahkan mungkin terlintas pun tidak (Na’udzubillah tsumma na’udzubillah)

Ya Robb, datangkanlah seseorang yang akan mengembalikan mereka semuanya pada satu jalan, sadarkanlah mereka kembali ya Robb, berilah adzab yang pedih pada SYETAN YANG MENYERU (pemimpin2 dzalim) pada jalan yang menyimpang itu.

Benarlah kiranya sabda Rosulullah :
“Kamu akan mengikut jejak langkah orang-orang sebelummu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta sehingga kamu akan menuruti mereka walaupun mereka memasuki lubang-lubang biawak.”

Sistem Yang Mereka Jejalkan (DEMOKRASI) sama-dengan COMBERAN, siapa saja yg terjerembab ke dalam comberan, mustahil selamat dari kotoran & bau comberan, kalaupun dia punya pelindung/iman, sangat mungkin jika imannya belepotan, ini adalah satu dari beberapa ayat Allah yang tersirat dari yang tersurat.

Alhamdulillah sampai detik ini belum pernah satupun ditemukan ayat atau hadits yang menghukumi DOSA bagi orang yang meninggalkan partai dan demokrasi

Saat ini kiranya hanya menggigit sunnah sekuat tenaga saja yang bisa hamba kerjakan,
“Wajib bagi kalian untuk mengikuti Sunnahku dan Sunnah khulafau’ur rasyidin yang berada di atas petunjuk. Berpegang teguhlah dengannya. Dan gigitlah ia dengan gigi geraham….((HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, disahihkan al-Albani dalam Shahih al-Jami’)

Atau hamba menjadi satu yang terbaik diantara 2 pilihan:
“Sebaik-baik penghidupan manusia saat ini adalah seseorang yang memegang tali kendali kudanya fii sabilillah, Setiap kali dia mendengar suara musuh dan gemuruh perang, dengan segera dia melesat memacu kudanya dengan harapan akan terbunuh (yakin akan mati) atau kemenangan di medan jihad; atau seseorang yang menggembalakan biri-biri dan kambing- kambingnya di puncak gunung atau di kedalaman lembah, namun tetap mendirikan shalat, membayarkan zakat, dan beribadat kepada Tuhan sampai datang suatu keyakinan. Tidak ada urusan dengan sesama manusia kecuali didasarkan pada kebaikan. ” (HR. Muslim).

Wahai Kaum muslimin,
Apakah pantas kita beristirahat, sementara saudara saudara kita berpayah payah di jalan Rabb nya? Apakah sanggup kita tidur nyenyak sementara saudara saudara kita disiksa di jalan Rabbnya? Apakah pantas kita tinggalkan amal tertinggi ini sementara kita melihat kesulitan berat dan peperangan hebat melawan musuh sedang dihadapi saat ini?”

“Cepatlah beramal sebelum terjadinya fitnah yang seperti sepotong malam yang gelap gulita, dimana seseorang beriman di pagi hari dan kufur di sore hari, sebaliknya kufur di sore hari dan beriman di pagi hari, ia MENJUAL AGAMANYA dengan KOMODITAS DUNIA.” (HR.Muslim)

by. situslakalaka
“Ya Allah Tunjukkanlah kepada kami yang BENAR itu BENAR dan berikan kami KEKUATAN untuk MENGIKUTInya, dan tunjukkanlah kami yang BATIL itu BATIL dan berikan kami KEKUATAN untuk MENJAUHInya”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s