SHALAWAT – SHALAWAT BID’AH (2)


SHALAWAT – SHALAWAT BID’AH (2)

2. SHALAWAT AL-FATIH (PEMBUKA)

Lafadznya adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أَغْلَقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ, نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ الْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمَسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارُهُ عَظِيْمٌ

Ya Allah berikanlah shalawat kepada Baginda kami Muhammad YANG MEMBUKA APA YANG TERTUTUP DAN YANG MENUTUPI APA-APA YANG TERDAHULU, penolong kebenaran dengan kebenaran yang memberi petunjuk ke arah jalan yang lurus. Dan kepada keluarganya, sebenar-benar pengagungan padanya dan kedudukan yang agung.”

Berkata At-Tijani tentang shalawat ini –DAN DIA PENDUSTA DENGAN PERKATAANNYA-:
“….Kemudian (Nabi shallallahu alaihi wasallam) memerintah aku untuk kembali kepada shalawat Al-Fatih ini. Maka ketika beliau memerintahkan aku dengan hal tersebut, akupun bertanya kepadanya tentang keutamaannya. Maka beliau mengabariku pertama kalinya bahwa SATU KALI MEMBACANYA MENYAMAI MEMBACA AL QUR’AN ENAM KALI. Kemudian beliau mengabarkan kepadaku untuk kedua kalinya bahwa SATU KALI MEMBACANYA MENYAMAI SETIAP TASBIH YANG TERDAPAT DI ALAM INI dari setiap dzikir, dari setiap do’a yang kecil maupun besar, DAN DARI AL QUR’AN 6.000 KALI, karena ini termasuk dzikir.”

Dan ini merupakan kekafiran yang nyata karena mengganggap perkataan manusia lebih afdhal daripada firman Allah Azza Wajalla. SUNGGUH MERUPAKAN SUATU KEBODOHAN APABILA SEORANG YANG BERAKAL APALAGI DIA SEORANG MUSLIM BERKEYAKINAN SEPERTI PERKATAAN AHLI BID’AH YANG SANGAT BODOH INI. (Minhaj Al-Firqah An-Najiyah 225 dan Mahabbatur Rasul 285, Abdur Rauf Muhammad Utsman)

Bukankah Allah telah menegaskan dalam firman-Nya :

وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ قِيلاً

“Dan SIAPAKAH YANG PERKATANNYA LEBIH BENAR DARI PADA ALLAH? (An Nisaa’:122)

وَهَذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Dan sungguh TELAH SEMPURNA KALIMAT TUHANMU(AL QUR’AN),SEBAGAI KALIMAT YANG BENAR DAN ADIL.”(Al An’am:115)

Demikian pula Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam telah menegaskan dalam sabdanya (artinya):
“Sesungguhnya SEBAIK-BAIK PERKATAAN ADALAH PERKATAAN ALLAH “. (HR. Muslim)

Telah bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah yang MEMPELAJARI AL QUR’AN DAN MENGAJARKANNYA.”
(HR. Bukhari dan Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib. Dan datang dari hadits’Utsman bin ‘Affan riwayat Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Dan juga Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُوْلُ : { ألم } حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيْمٌ حَرْفٌ

“BARANGSIAPA YANG MEMBACA SATU HURUF DARI KITAB ALLAH, MAKA BAGINYA SATU KEBAIKAN. Dan satu kebaikan menjadi sepuluh kali semisal (kebaikan) itu. Aku tidak mengatakan: alif lam mim itu satu huruf, namun ALIF SATU HURUF, LAM SATU HURUF, DAN MIM ITU SATU HURUF.” (HR.Tirmidzi dan yang lainnya dari Abdullah bin Mas’ud dan dishahihkan oleh Al-Albani rahimahullah)

Wahai saudaraku, dari beberapa dalil di atas cukuplah bagi kita sebagai bukti atas kebatilan shalawat Al Faatih, TERLEBIH LAGI BILA KITA TELUSURI KANDUNGANNYA YANG KENTAL DENGAN NUANSA PENGKULTUSAN TERHADAP NABI SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASSALAM YANG DILARANG dalam agama yang sempurna ini.

[Insya Allah bersambung]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s