1. Sebelumnya pernah selingkuh

Perbuatan selingkuh di masa lalu merupakan indikasi paling kuat seseorang akan berbuat hal serupa di masa depan.

2. Pria narcissist

Orang dengan kepribadian narsisistik merasa bahwa mereka berhak mendapatkan lebih banyak hal daripada orang lain. Mereka cenderung selingkuh karena merasa tidak harus menaati aturan.

3. Tak punya rasa bersalah

Pria yang tidak merasakan penyesalan atau rasa bersalah ketika berbuat salah adalah kandidat utama pelaku selingkuh. Mereka tidak akan memiliki emosi yang bisa menghalangi mereka untuk berbuat tidak baik.

4. Pembohong ulung

Kalo dia pintar berbohong tentang hal-2 lain dalam hidupnya, Dia cenderung pintar berbohong kepada Anda tentang perselingkuhannya.

5. Berkaca dari pengalaman orangtua

Dia “belajar” mengenal dan cara selingkuh dari orang terdekatnya, yakni orangtua. Jika satu atau kedua orangtua’nya tidak setia satu sama lain, maka Dia kemungkinan besar akan selingkuh.

6. Baru saja kehilangan pekerjaan

Kondisi menganggur memberi beban tersendiri pada sebuah pernikahan dan bisa membuat orang merasa rentan. Apalagi, jika pekerjaan itu penting baginya dan mendefinisikan identitas dirinya. Ketika seorang pria punya penghargaan diri yang baik terhadap dirinya, ia cenderung meningkatkan harga dan kepercayaan dirinya lewat affair.

7. Menghabiskan waktu lebih sedikit dengan Anda

Anda sedang menonton TV, sedangkan pasangan berkutat di depan komputer. Anda telah beranjak tidur, sementara pasangan ingin melek hingga larut malam. Anda berada di rumah yang sama, tetapi tidak benar-2 bersama-sama.

Jika seorang pria mengatur hidupnya untuk menghabiskan lebih sedikit waktu bersama Anda, bukan masalah apakah ia telah bertemu dengan seseorang. Perilaku tersebut bisa menumbuhkan kemungkinan perselingkuhan.

8. Menjadi kurang perhatian kasih sayang

Mungkin pasangan tidak lagi memeluk Anda saat tidur bersama atau dia datang ke tempat tidur dengan pakaian lengkap. Itu adalah cara untuk melepaskan Anda dan menunjukkan dia punya keintiman di tempat lain.

9. Kebiasaan komputernya berubah

Sesekali, periksa browser history pasangan untuk melihat apa yang telah dilakukannya selama bekerja dengan komputer. Account e-mail baru yang dirahasiakannya bisa menjadi “bendera merah”. Sebenarnya, sebuah account email baru tidak selalu berarti pasangan selingkuh, tetapi mungkin karena Dia tidak bersedia berbagi isi e-mail-nya dengan Anda.

10. Kebiasaan ponselnya telah berubah

Waspadalah terhadap kebiasaan bertelepon ria. Sebagai contoh, Dia tiba-2 mendapat telepon baru dengan “password kunci”. Atau mungkin sekarang Dia lebih senang menyimpan ponsel di sakunya padahal dulu selalu dia tinggalkan di atas meja.

Anda tidak dapat terus-menerus curiga padanya; ketidak amanan tentu tidak menarik. Namun demikian, dosis sehat dari kehati-hatian dapat membantu melindungi Anda dari perasaan sakit hati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s