Daftar 50 TOKOH JIL INDONESIA(Hati-hati dengan ucapan, tulisan, dan pemikiran orang-orang di bawah ini agar tidak tersesat dunia dan akhirat)


Ulil Abshar Abdalla, 2004

Image via Wikipedia

English: Abdurrahman Wahid, fourth President o...

Image via Wikipedia

Quantcast

A. Para Pelopor
1. Abdul Mukti Ali
2. Abdurrahman Wahid
3. Ahmad Wahib
4. Djohan Effendi
5. Harun Nasution [1]
6. M. Dawam Raharjo [1]
7. Munawir Sjadzali
8. Nurcholish Madjid [1][2]

B. Para Senior
9. Abdul Munir Mulkhan [1]
10. Ahmad Syafi’i Ma’arif [1][2]
11. Alwi Abdurrahman Shihab
12. Azyumardi Azra [1]
13. Goenawan Mohammad
14. Jalaluddin Rahmat [1][2]
15. Kautsar Azhari Noer
16. Komaruddin Hidayat
17. M. Amin Abdullah
18. M. Syafi’i Anwar
19. Masdar F. Mas’udi [1]
20. Moeslim Abdurrahman
21. Nasaruddin Umar
22. Said Aqiel Siradj [1]
23. Zainun Kamal

C. Para Penerus “Perjuangan”
24. Abd A’la
25. Abdul Moqsith Ghazali [1]
26. Ahmad Fuad Fanani
27. Ahmad Gaus AF
28. Ahmad Sahal
29. Bahtiar Effendy
30. Budhy Munawar-Rahman
31. Denny JA [1]
32. Fathimah Usman
33. Hamid Basyaib
34. Husein Muhammad
35. Ihsan Ali Fauzi
36. M. Jadul Maula
37. M. Luthfie Assyaukanie [1]
38. Muhammad Ali
39. Mun’im A. Sirry
40. Nong Darol Mahmada
41. Rizal Malarangeng
42. Saiful Mujani
43. Siti Musdah Mulia [1][2]
44. Sukidi
45. Sumanto al-Qurthuby
46. Syamsu Rizal Panggabean
47. Taufik Adnan Amal
48. Ulil Abshar-Abdalla [1][2][3]
49. Zuhairi Misrawi
50. Zuly Qodir

Tambahan:

Judul Buku : 50 Tokoh Islam Liberal Indonesia : Pengusung Ide Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme

Penulis : Budi Handrianto
Halaman : 295 + xxvi paperback (softcover)
Cetakan 1 : Juni 2007
Penerbit : Hujjah Press (kelompok Penerbit Al Kautsar

—- Link dan buku —
1. Ada Pemurtadan di IAIN (acara bedah buku)
2. Kontroversi Revisi Kompilasi Hukum Islam
3. Proyek Liberalisasi Islam di Indonesia
4. JIL: 6 tahun menebar sesat (1)(2)
5. Menangkal Bahaya JIL dan FLA dan (soft copy)
6. Politik pecah belah ala RAND Corporation
7. Nasib Tragis Lokomotif Penyesat Umat
8. Kritik Reinterpretasi dan Liberalisasi Penafsiran
9. Membongkar Kedok JIL

sumber : forum detik.com

»

  1. Hasan Setiawan mengatakan:

    jangan seperti itu ini ranah yang sangat sensitif sebaiknya untuk menghindari fitnah dan perpecahan artikel seperti ini harus di perhatikan dalam publisingnya.

  2. ckck seneng ngafirke marang liyane… kafire dhewe gak digatekke yen isih kotor ati akale

  3. Bagus Sajiwo mengatakan:

    agama akan rusak karena sesama orang beragama..saling menuduh kafir atau bid’ah..mengapa tidak semuanya kita pasrahkan pada Tuhan.Yang maha Esa….apa buktinya anda lebih baik dari orang yang anda tuduhkan sesat itu…! maka anda harusnya menilai diri sendiir..sebelum semuanya menjadi penyesalan.

  4. Muhammad Maksun mengatakan:

    Otak itu liar sebagaimana nafsu harus ada kendali yaitu agama, selama hati ini ikhlas dan bertawakal (ridho diatur oleh Rob yang membuat hidup dan menyadari kita akan kembali kepadaNya) maka dia akan selamat. sifat ngeyel adalah sikap setan yang selalu mengajak manusia bermaksiat kepada Allah SWT. Belajar agama dengan tawadhu adalah solusinya dan selalu memohon petunjukNya dan menyadari atas kelemahan diri di hadapan Rob penguasa jagat, menjahui cinta dunia adalah kunci keselamatan duni adan akhirat

  5. Gilig Pradhana mengatakan:

    Semoga kaum Muslimin dilindungi dari orang-orang munafik dan kafir.

  6. Abu Dzakiy mengatakan:

    Umat memang harus tahu siapa-siapa saja TOKOH JIL, supaya tidak terjebak dengan topeng mereka.

    Namun demikian yang mengklaim daftar diatas adalah tokoh JIL patinya kan punya bukti.

    untuk standar Kebenaran kita jelas harus merujuk kepada Al Qur’an dan Sunnah.

    Katakan BENAR jika itu benar menurut Al Qur’an dan Katakan SALAH jika itu salah…

    Selamat Berdakwah…

    tokoh JIL semoga pada bertobat… sebelum mati seperti Gusdur dan Nurcholis Madjid.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s